Manfaat Surah Al
- Waqiah
Bagi seseorang yang belum mengetahui
manfaat dan rahasia mengamalkan Surat Al-Waqi'ah secara rutin, dan dia
mengamalkan nya, Berbahaya .! Kenapa bahaya Karena adalah salah satu yang
dikenal sebagai surat yang memiliki rahasia dahsyat dan penuh berkah. Jadi
pasti karna dia tidak tahu keberkahan mengamalkanya bisa dia tinggalkan
mengamalkanya .. dan ini sangat berbahaya karna selain tidak dapat pahala
mengamalkan Al qur,an juga kurang mendapat power keberkahan. Perlu di ketahui
bukan rahasia umum bahwa Khasiat dan keberkahannya mampu menghilangkan
kemiskinan dan mendatangkan rejeki bagi siapa saja yang membacanya dan
mengamalkannya dengan rutin setiap hari di sore hari .. dalam sebuah riwayat
yang di sabdakan oleh Rasulullah SAW : "Barangsiapa membaca Surah Al-
Waqiah setiap malam, maka takkan menimpa padanya kemiskinan (kemiskinan) HR.
Al-Baihaqi. Surat Al- Waqi'ah adalah surat kekayaan lahir maupun batin, maka
bacalah surat itu dan ajarkan kepada anak-anak dan istri kalian. dalam sebuah
hikmah dan hadits, "Ajarkanlah istri kalian Surat Al- Waqi'ah , karena
sesungguhnya surat itu adalah surat kekayaan ".
Dengan melihat posisi surat Al- Waqiah
yang sedemikian besar khasiatnya untuk mendatangkan rejeki bagi kita, marilah
mulai sekarang membacanya secara rutin setiap hari atau setiap malam. Karena
memang surat itu penuh berkah dan mengundang kekayaan serta mengusir kemiskinan
bagi siapa saja yang mau secara rutin membacanya. QS Al Waqi,ah adalah Surat
yang ke -56 di Al-Quran ini terletak pada juz ke 27 dan terdiri dari 96 ayat.
Dinamakan Al- Waqi’ah karena diambil dari kata Al- Waqi’ah yang terdapat pada
ayat pertama surat ini, yang artinya kiamat. Surah Al-Waqi’ah ini menerangkan
tentang hari kiamat, balasan yang diterima oleh orang-orang mukmin dan orang-
orang kafir. Diterangkan pula penciptaan manusia, tumbuh- tumbuhan, dan api,
sebagai bukti kekuasaan Allah dan adanya hari berbangkit. Muhammad Rasulullah
SAW bersabda : (1). “Siapa membaca surat Al- Waqi’ah setiap hari, ia tidak akan
ditimpa kefakiran.” (2) “Siapa membaca surat Al- Waqi’ah setiap malam, dia
tidak akan ditimpa kesusahan atau kemiskinan selama- lamanya. (Diriwayatkan
oleh Baihaqi dari Ibnu Mas’ud r.a.), (3). “Ajarkanlah surat Al-Waqi’ah kepada
isteri- isterimu. Karena sesungguhnya ia adalah surah Kekayaan.” (Hadis riwayat
Ibnu Ady), (4). “Barang siapa yang membaca surat Al-Waqi’ah setiap malam maka
dia tidak akan tertimpa kefakiran dan kemiskinan selamanya. Surat Al-Waqi’ah
adalah surah kekayaan, maka bacalah ia dan ajarkan kepada anak-anakmu semua.”
MANFAAT WIRID AL
WAQI’AH :
1.
Barangsiapa membaca surat Al-
Waqi’ah pada setiap hari dan malam sebanyak 40 kali, selama 40 hari pula, maka
Allah rezekinya mengalir terus dari berbagai penjuru.
2.
Berpuasa selama seminggu dimulai
pada hari Jumaat. Setiap selesai sholat fardhu bacalah Surat Al- Waqi’ah ini
sebanyak 25 kali hingga sampai malam Jumaat berikutnya. Pada malam Jumaat
berikutnya, selepas sholat Maghrib bacalah surah ini sebanyak 25 kali, selepas
sholat Isya’ bacalah surah ini 125 kali di ikuti dengan sholawat Nabi 1000
kali. Setelah selesai amalan, hendaklah memperbanyakkan sedekah. Kemudian
jadikan surah ini amalan rutin pada waktu pagi dan petang. Insya’Allah rezeki
akan mengalir seperti air bah.
3.
Berpuasa selama 7 hari, di mulai
pada hari Jumat berakhir pada hari Kamis. Puasanya “tidak memakan sesuatu yang
bernyawa / tidak makan ikan, daging, segala heiwan, hanya makan sayur- sayuran
saja. Dalam 7 hari itu, sesudah solat fardhu, membaca surat Al-Waqi’ah sebanyak
25 kali. Apabila bacaan tersebut di mulai setelah sholat fardhu Subuh pada hari
Jumaat pertama, maka diakhirilah pembacaan Al- Waqi’ah itu pada setelah fardhu
Isya’ pada Jumaat berikutnya. Pada malam Jumat terakhir ini hendaklah membaca
surah Al- Waqi’ah sebanyak 125 kali kemudian shlawat 1000 kali. Insya’Allah
tidak akan mengalami kemiskinan seumur hidup.
4.
Bila orang membiasakan membaca
surat ini setiap malam satu kali, maka dia dijauhkan dari kemiskinan. Bila di
baca 14 kali setiap selesai solat Asar, maka akan memperoleh kekayaan yang
berlimpah ruah. Jika di baca surah ini sebanyak 41 kali segala hajat yang
berkaitan dengan rezeki akan terkabul.
5.
Surat ini jika dibaca di sisi
orang yang sedang sekaratul maut, insyaAllah akan mempermudah roh keluar dari
jasadnya. Jika dibaca di sisi orang sakit, diringankan sakitnya. Jika di tulis,
kemudian dipakaikan kepada orang yang hendak bersalin, InsyaAllah segera
melahirkan dengan mudah.
6.
Jika membaca surat ini sebanyak 3
kali selepas solat subuh dan 3 kali selepas sholat Isya’. Insya Allah dalam
waktu setahun ia akan di jadikan seorang hartawan yang dermawan.
Membaca Surat Al-Kahfi
Salah satu amal ibadah khusus yang diistimewakan
pelakasanaannya pada hari Jum’at adalah membaca surat Al-Kahfi. Berikut ini
kami sebutkan beberapa dalil shahih yang menyebutkan perintah tersebut dan
keutamaannya.
1. Dari Abu Sa'id al-Khudri radliyallahu
'anhu, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
مَنْ َقَرَأَ سُوْرَةَ
الْكَهْفِ لَيْلَةَ الْجُمْعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّوْرِ فِيْمَا بَيْنَهُ
وَبَيْنَ الْبَيْتِ الْعَتِيْقِ
"Barangsiapa membaca surat al-Kahfi pada
malam Jum’at, maka dipancarkan cahaya untuknya sejauh antara dirinya dia dan
Baitul 'atiq." (Sunan Ad-Darimi, no. 3273. Juga diriwayatkan al-Nasai
dan Al-Hakim serta dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih al-Targhib wa
al-Tarhib, no. 736)
2. Dalam riwayat lain masih dari
Abu Sa’id al-Khudri radhiyallahu 'anhu,
مَنْ قَرَأَ سُوْرَةَ
الْكَهْفِ فِي يَوْمِ الْجُمْعَةِ أَضَآءَ لَهُ مِنَ النُّوْرِ مَا بَيْنَ
الْجُمْعَتَيْنِ
"Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari
Jum’at, maka akan dipancarkan cahaya untuknya di antara dua Jum'at." (HR.
Al-Hakim: 2/368 dan Al-Baihaqi: 3/249. Ibnul Hajar mengomentari hadits ini
dalam Takhrij al-Adzkar, “Hadits hasan.” Beliau menyatakan bahwa
hadits ini adalah hadits paling kuat tentang surat Al-Kahfi. Syaikh Al-Albani
menshahihkannya dalam Shahih al-Jami’, no. 6470)
3. Dari Ibnu Umar radhiyallahu
'anhuma, berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam
bersabda,
مَنْ قَرَأَ سُوْرَةَ
الْكَهْفِ فِي يَوْمِ الْجُمْعَةِ سَطَعَ لَهُ نُوْرٌ مِنْ تَحْتِ قَدَمِهِ إِلَى
عَنَانِ السَّمَاءَ يُضِيْءُ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَغُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَ
الْجُمْعَتَيْنِ
“Siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari
Jum’at, maka akan memancar cahaya dari bawah kakinya sampai ke langit, akan
meneranginya kelak pada hari kiamat, dan diampuni dosanya antara dua jumat.”
Al-Mundziri berkata: hadits ini diriwayatkan oleh
Abu Bakr bin Mardawaih dalam tafsirnya dengan isnad yang tidak apa-apa. (Dari
kitab at-Targhib wa al- Tarhib: 1/298)”
Kapan Membacanya?
Sunnah membaca surat Al-Kahfi pada malam Jum’at
atau pada hari Jum’atnya. Dan malam Jum’at diawali sejak terbenamnya matahari
pada hari Kamis. Kesempatan ini berakhir sampai terbenamnya matahari pada hari
Jum’atnya. Dari sini dapat disimpulkan bahwa kesempatan membaca surat Al-Kahfi
adalah sejak terbenamnya matahari pada hari Kamis sore sampai terbenamnya
matahari pada hari Jum’at.
Imam Al-Syafi'i rahimahullah dalam Al-Umm
menyatakan bahwa membaca surat al-Kahfi bisa dilakukan pada malam Jum'at dan
siangnya berdasarkan riwayat tentangnya. (Al-Umm, Imam al-Syafi'i: 1/237).
Mengenai hal ini, al-Hafidzh Ibnul Hajar rahimahullaah
mengungkapkan dalam Amali-nya: Demikian riwayat-riwayat yang ada
menggunakan kata “hari” atau “malam” Jum’at. Maka dapat disimpulkan bahwa yang
dimaksud “hari” temasuk malamnya. Demikian pula sebaliknya, “malam” adalah
malam jum’at dan siangnya. (Lihat: Faidh al-Qadir: 6/199).
DR Muhammad Bakar Isma’il dalam Al-Fiqh al
Wadhih min al Kitab wa al Sunnah menyebutkan bahwa di
antara amalan yang dianjurkan untuk dikerjakan pada malam dan hari Jum’at
adalah membaca surat al-Kahfi berdasarkan hadits di atas. (Al-Fiqhul Wadhih
minal Kitab was Sunnah, hal 241).
Kesempatan membaca surat Al-Kahfi adalah sejak
terbenamnya matahari pada hari Kamis sore sampai terbenamnya matahari pada hari
Jum’at.
Keutamaan Membaca Surat Al-Kahfi di Hari
Jum’at
Dari beberapa riwayat di atas, bahwa ganjaran
yang disiapkan bagi orang yang membaca surat Al-Kahfi pada malam Jum’at atau
pada siang harinya akan diberikan cahaya (disinari). Dan cahaya ini diberikan
pada hari kiamat, yang memanjang dari bawah kedua telapak kakinya sampai ke
langit. Dan hal ini menunjukkan panjangnya jarak cahaya yang diberikan
kepadanya, sebagaimana firman Allah Ta’ala:
يَوْمَ تَرَى
الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ يَسْعَى نُورُهُمْ بَيْنَ أَيْدِيهِمْ
وَبِأَيْمَانِهِمْ
“Pada hari ketika kamu melihat orang mukmin
laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di
sebelah kanan mereka.” (QS. Al-Hadid: 12)
Balasan kedua bagi orang yang membaca surat
Al-Kahfi pada hari Jum’at berupa ampunan dosa antara dua Jum’at. Dan boleh jadi
inilah maksud dari disinari di antara dua Jum’at. Karena nurr (cahaya)
ketaatan akan menghapuskan kegelapan maksiat, seperti firman Allah Ta’ala:
إن الحسنات يُذْهِبْن
السيئات
“Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik
itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk.” (QS. Huud: 114)
Surat Al-Kahfi dan Fitnah Dajjal
Manfaat lain surat Al-Kahfi yang telah dijelaskan
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam adalah untuk menangkal fitnah
Dajjal. Yaitu dengan membaca dan menghafal beberapa ayat dari surat Al-Kahfi.
Sebagian riwayat menerangkan sepuluh yang pertama, sebagian keterangan lagi
sepuluh ayat terakhir.
Imam Muslim meriwayatkan dari hadits al-Nawas bin
Sam’an yang cukup panjang, yang di dalam riwayat tersebut Rasulullah shallallahu
'alaihi wasallam bersabda, “Maka barangsiapa di antara kamu yang
mendapatinya (mendapati zaman Dajjal) hendaknya ia membacakan atasnya ayat-ayat
permulaan surat al-Kahfi.”
Dalam riwayat Muslim yang lain, dari Abu Darda’ radhiyallahu
'anhu, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa
yang membaca sepuluh ayat dari permulaan surat al-Kahfi, maka ia dilindungi
dari Dajjal.” Yakni dari huru-haranya.
Imam Muslim berkata, Syu’bah berkata, “Dari
bagian akhir surat al-Kahfi.” Dan Hammam berkata, “Dari permulaan surat
al-Kahfi.” (Shahih Muslim, Kitab Shalah al-Mufassirin, Bab; Fadhlu Surah
al-Kahfi wa Aayah al-Kursi: 6/92-93)
Imam Nawawi berkata, “Sebabnya, karena pada
awal-awal surat al-Kahfi itu tedapat/ berisi keajaiban-keajaiban dan
tanda-tanda kebesaran Allah. Maka orang yang merenungkan tidak akan tertipu
dengan fitnah Dajjal. Demikian juga pada akhirnya, yaitu firman Allah:
أَفَحَسِبَ الَّذِينَ
كَفَرُوا أَنْ يَتَّخِذُوا عِبَادِي مِنْ دُونِي أَوْلِيَاءَ
“Maka apakah orang-orang kafir menyangka
bahwa mereka (dapat) mengambil hamba-hamba-Ku menjadi penolong selain Aku? . .
.” QS. Al-Kahfi: 102. (Lihat Syarah Muslim milik Imam Nawawi: 6/93).
Ada beberapa surat dalam
Al-Qur’an yang memiliki kelebihan dibandingkan surat yang lain. Kelebihan ini
diketahui dari beberapa hadis Nabi yang memerintahkan untuk membacanya, baik
setiap hari atau pada saat-saat tertentu. Dalam Al-Qur’an sendiri ada 114
surat. Akan sangat bagus bagi kita jika bisa mengamalkan beberapa surat yang
utama tersebut.
Dan ini 10 Surat Yang Baik Diamalkan sehari-hari:
1. SURAT AL-FATIHAH
Amalkan membaca Surah Al-Fatihah saat hendak tidur diikuti dengan membaca
Surah Al-Ikhlas 3 kali, Surah Al-Falaq dan Surah An-Nas. Insya’Allah akan aman
tenteram dan terjauh dari gangguan setan. Dianjurkan juga membaca surah ini
sebanyak 44 kali untuk mengobati sakit mata, perut, gigi dan lain-lainnya
dengan izin Allah swt. Untuk mencegah kemarahan Allah, bacalah surah ini
sebanyak 17 kali sehari yaitu dengan mengerjakan shalat 5 waktu.
2. SURAH YAASIN
Telah bersabda Rasulullah saw, sesungguhnya bagi setiap sesuatu itu ada
hati, dan hati Al-Qur’an adalah Surah Yaasin yaitu jantung Al-Qur’an. Siapa
yang membaca Surah Yaasin, niscaya dituliskan oleh Allah pahala menyamai
sepuluh kali membaca Al-Qur’an seluruhnya. (HR At-Tarmizi dari Anas ra)
Rasulullah saw juga bersabda: Surah Yaasin disebut di dalam kitab Taurat
dengan sebutan “At-Mu’ammah” (yang umum), yang mengumumkan pembacanya dengan
kebaikan dunia dan akhirat, menanggung segala bala baik dari kesusahan di dunia
maupun akhirat. Pembaca juga akan dilindungi dari setiap keburukan dan kejahatan
serta segala hajat dan keinginan akan Allah kabulkan. Jika dibaca dalam satu
malam semata-mata mengharapkan keridhaan Allah, niscaya Allah akan mengampuni
dosanya. (Hadis riwayat Malik, Ibnu-Sunni dan Ibnu Hibban). Surah Yaasin ini
juga jika diamalkan akan terselamatlah kita dari kehausan di hari Kiamat.
3. SURAH AT-DHUHAN
3. SURAH AT-DHUHAN
Dibaca sekali pada malam Jumat agar kita selamat dari huru hara di Padang
Mahsyar.
4. Surah Al-Waqi’ah
Menurut beberapa hadis Rasulullah saw, mereka yang mengamalkan membaca Surah
Al-Waqi’ah pada setiap malam, insya’Allah tidak akan merasakan kemiskinan.
Mereka yang membacanya sebagai wirid, insya’Allah akan beroleh kesenangan
selama-lamanya. Mereka yang membacanya sebanyak 14 kali setiap lepas solat
Asar, insya’Allah akan dikaruniai rezeki yang banyak. Setelah shalat Isya,
ambillah segelas air lalu bacalah Surah Al-Fatihah sekali, Ayatul Qursi sekali
dan Surah Al-Waqi’ah ayat 35-38 sebanyak 7 kali. Tiup dalam air dan minum.
Dalam hati, niat untuk menjaga kecantikan diri dan kebahagiaan rumahtangga
kita.
Makna Surah Al-Waqi’ah ayat 35-38 ialah: “Sesungguhnya, Kami telah
menciptakan istri-istri mereka dengan ciptaan istimewa. Serta Kami jadikan
mereka perawan (yang tidak pernah disentuh), yang tetap mencintai jodohnya
serta yang sebaya dengan umurnya.
5. SURAT AL-KHAUTHAR
Barang siapa yang mengamalkan membaca ayat ini sebanyak 1.000 kali, maka
Allah swt akan mengabulkan hajatnya termasuk rezeki dan kenaikan pangkat.
Siapapun yang membaca 1.000 kali juga setelah shalat Isya sampai dia tertidur,
insya’Allah dia dapat melihat Rasulullah saw dalam tidurnya.
6. SURAT AL-KHAAFIRUUN
Siapa yang membaca Surah Al-Khaafiruun, maka perumpamaannya seperti membaca
seperempat Al-Qur’an, disamping terlepas dari syirik, terjauh dari godaan setan
dan terlepas dari peristiwa yang mengejutkan (Riwayat At-Tarmizi). Sebelum
tidur, bacalah surah ini agar kita mati dalam iman serta membersihkan kotoran
dalam diri kita.
7. Surah Al-Mulk
Satu lagi Surah dari Al-Qur’an yaitu Surah Al-Mulk yang memiliki fadilat dan
manfaat yang sangat besar bagi orang yang mengamalkan membacanya. Menurut
beberapa hadis Rasulullah saw, mereka yang mengamalkan membaca akan surah ini,
akan mendapat syafaat dan keampunan dosa-dosanya. Mereka yang membacanya pada
setiap malam, insya’Allah, akan selamat dari siksa kubur.
8. SURAT AL-IKHLAS
Rasulullah s.a.w. pernah bersabda kepada istri kesayangan baginda, Siti
Aisyah, antara artinya: “Wahai Aisyah isteri ku, sebelum kamu tidur,
khatamkanlah dulu Al-Qur’an.” Siti Aisyah lalu berkata, “Wahai suami ku, saya
tidak mampu khatam Al-Qur’an sebanyak 30 juz itu.” Ketika mendengar kata-kata
Siti Aisyah tersebut, Rasulullah saw sambil tersenyum lalu menjawab,
“Barangsiapa yang membaca 3 kali sebelum tidur, seolah-olah ia telah khatam
Al-Qur’an seluruhnya.”
Dari Rasulullah saw. pernah bersabda kepada Ali ra, “Barangsiapa hendak
pergi bepergian, kemudian ketika dia hendak meninggalkan rumahnya, ia membaca
surat Al-Ikhlas 11 kali, maka Allah memelihara rumahnya sampai ia kembali. Ibnu
Said Al-Khanafi menjelaskan:” Surah ini dinamakan Surah Al -Ikhlas, artinya
bersih atau lepas. Maka barang siapa yang membacanya dan mengamalkannya dengan
hati yang ikhlas, maka ia akan dilepaskan kesusahan duniawi, dimudahkan di
dalam gelombang sakratulmaut, dihindarkan dari kegelapan kubur dan kengerian
hari kiamat. “
9. Surah Al-FALAQ
Siti Aisyah menjelaskan: “Bahwa Rasulullah saw pada setiap malam ketika
hendak tidur, beliau membaca Surah Al-Ikhlas, Surah Al-Falaq dan Surah An-Nas
lalu ditiupkan pada kedua telapak tangan, kemudian dioleskan ke seluruh tubuh
dan kepala. Barang siapa terkena penyakit karena perbuatan setan atau manusia,
harus membaca Surah Al-Falaq dan Surah An-Nas sebanyak 41 kali selama 3 hari, 5
hari atau 7 hari berturut-turut. Barang siapa yang takut akan godaan setan dan
manusia, takut dalam kegelapan malam atau takut dengan kejahatan manusia,
bacalah Surah Al-Falaq dan Surah An-Nas sebanyak 100 kali.
10. SURAH AN-NAS
Surah An-Nas adalah surah yang terakhir (ke-114) dalam Al-Qur’an. Nama
An-Nas diambil dari kata An-Nas yang berulang kali disebut dalam surat ini yang
berarti manusia. Surah ini termasuk dalam golongan surah Makkiyah. Isi surat
ini adalah untuk mengatur manusia memohon perlindungan kepada Allah dari godaan
setan baik yang berasal dari golongan manusia maupun jin. Surah An-Nas ini juga
adalah penerang hati.
+ komentar + 1 komentar
Amin..
Posting Komentar