7 Suku Kanibal Terganas di Dunia
THE CARIB
Nama suku
inilah yang menjadi sebutan untuk orang yang memakan orang lain. Ini diketahui
merupakan suku pertama di dunia yang melakukan praktek kanibalisme. Oleh para
pelaut biasa disebut “The Carib people of the Lesser Antilles”.
Nama ini diberikan oleh colombus dalam catatannya dengan menyebut nama “caniba” (yang merupakan kata lain dari kariba yang artinya “orang yang memakan orang”).
Para suku karibia ini biasanya melakukan kanibalisme kepada musuhnya, namun semenjak masuknya agama kristen kesana, perlahan-lahan budaya itu mulai hilang.
Nama ini diberikan oleh colombus dalam catatannya dengan menyebut nama “caniba” (yang merupakan kata lain dari kariba yang artinya “orang yang memakan orang”).
Para suku karibia ini biasanya melakukan kanibalisme kepada musuhnya, namun semenjak masuknya agama kristen kesana, perlahan-lahan budaya itu mulai hilang.
THE AZTEC
Suku aztec
tidak diragukan lagi sebagai suku yang paling brutal sebelum ditemukannya benua
amerika oleh colombus. Mereka melakukan ribuan pengorbanan menggunakan manusia
tiap tahunnya. Korban biasanya dicabut jantungnya yang masih dalam keadaan
berdetak selagi hidup. Lalu tubuhnya dijadikan masakan untuk dimakan
beramai-ramai.
THE NATIVE
AMERICANS
Pada masa awal
penaklukan benua amerika, banyak sejarahwan bercerita bahwa suku-suku Indian di
Amerika melakukan praktek kanibalisme. Walaupun sekarang masih jadi perdebatan
namun banyak yang mengaku memiliki bukti praktek kanibalesme oleh suku-suku
Indian.
Contohnya suku Indian karankawa di Texas, pada tahun 1768 seorang pendeta yang berasal dari Spanyol menyaksikan dan merekam ritual yang dilakukan karankawa kepada musuhnya yang disandera. Mereka mengelilingi korban tersebut dan secara bergantian memotong kulit / daging korbannya lalu memakan nya di depan mata korbannya.
Contohnya suku Indian karankawa di Texas, pada tahun 1768 seorang pendeta yang berasal dari Spanyol menyaksikan dan merekam ritual yang dilakukan karankawa kepada musuhnya yang disandera. Mereka mengelilingi korban tersebut dan secara bergantian memotong kulit / daging korbannya lalu memakan nya di depan mata korbannya.
THE AFRICANS
Benua ini
mungkin merupakan benua yang masih melakukan praktek kanibalisme sampai saat
ini. Walaupun secara kasat mata tidak pernah terlihat, banyak saksi mata
melaporkan adanya aktivitas perdagangan organ tubuh manusia disana.
Disertai bukti banyak warga pendatang yang hilang saat berlibur / melintas disana. Biasanya penculikan dilakukan oleh geng2 kriminal. Disebutkan juga, pada saat perang kongo ke-2 dan perang sipil di liberia dan sierra leone sering terjadi aksi kanibalisme disana.
Disertai bukti banyak warga pendatang yang hilang saat berlibur / melintas disana. Biasanya penculikan dilakukan oleh geng2 kriminal. Disebutkan juga, pada saat perang kongo ke-2 dan perang sipil di liberia dan sierra leone sering terjadi aksi kanibalisme disana.
FIJI
Budaya
kanibalisme juga diketahui telah menyebar di kawasan polinesia dan
melanisia.sebagai contoh ,FIJI diketahui sebagi pulau para kanibalisme.seorang
kepala suku fiji mengakui telah memakan 875 orang dan sangat membanggakannya.
THE KOROWAI
Suku korowai di
papua,indonesia diketahui sebagai suku yang masih tersisa di dunia dan
melakukan kanibalisme hingga saat ini. Mereka biasanya memakan anggota sukunya
yang dicurigai sebagai penyihir. Biasanya mereka memakan otaknya selagi masih
dalam keadaan hangat. Kediaman mereka biasanya berada diatas pohon yang tinggi
berguna untuk melindungi dari musuh-musuhnya.
THE MAORI
Suku maori di
new zealand merupakan suku kanibal yang pernah terdokumentasikan dengan sangat
baik. Kanibalisme sudah menjadi bagian dari kebudayaan maori dan mereka tidak
pernah berhenti memakan musuhnya. Ketika kapal inggris, The Boyd, berlabuh dan
para awaknya membunuh anak dari kepala suku maori, para pejuang suku maori
membalas dendam dengan membunuh dan memakan 66 awak kapal tersebut. Kejadian
ini yang akhirnya terkenal sebagai “body massacre”
Posting Komentar